Krumput, Rabu 29 Januari 2019
"Memberikan pengalaman baru untuk peserta didik dalam belajar,itulah Merdeka Belajar"
Pagi ini terlihat anak-anak kelas 4 SDIT TOP KIDS sangat bersemangat, alasannya karena mereka sudah tidak sabar untuk mengikuti outing class alias belajar di luar kelas yang berlokasi di
PT Perkebunan Nusantara IX Kebun Krumput.
Mereka sudah tidak sabar membayangkan pengalaman yang akan diperoleh..,,,,π€© berhayal seperti film u*i* I*p*π
Nah...alasannya kenapa saya memilih perkebunan karet,karena ternyata hanya sebagian kecil dari peserta didik yang tahu wujud asli dari pohon karet, sebagian besar mereka belum pernah melihatnya.apalagi tahu tentang pengolahannya..π€
Atas dasar itulah saya memilih outing class wisata sains disana ,hal ini juga sangat sesuai dengan tema dan juga materi tentang SDA yang dapat diperbaharui di semester genap ini.
Pagi ini kami berangkat ke lokasi pukul 09.00 WIB dengan riang gembira π€
Sepanjang jalan anak-anak bercerita kadang sesekali bernyanyi sehingga perjalanan tidak terasa sudah sampai di lokasi tujuan.
Sesampainya disana kami disambut oleh pihak Perkebunan dan diperkenalkan dengan pegawai Yang akan menemani kami memandu perjalanan kami..
Pak Ibam bertugas menjelaskan tentang pohon karet mulai dari bibit penanaman sampai proses pengolahan dan pengepakan✍️π€
Berikut penjelasan selengkapnya yang di sampaikan oleh beliau..π
Proses produksi PTPN IX Kebun Krumput.
Perlu diketahui pohon karet siap sadap setelah berumur 5 tahun ✍️π
Proses produksi sbb :
*Tahap awal*
Penyadapan:
1.Mulai sadap jam 04.00
2.Mulai pulung jam 11.00
3.Latek hasil penyadap ditimbang dengan timbangan gavimetri
4.Latek/getah karet dikumpulkan di TPH(tempat penampungan hasil)
*Tahap dua*
Pengangkutan:
1.Latek di TPH dicurah dgn tanki kendaraan truk.
2.Latek di tanki truk dibawa ke pabrik.
3.Sebelum masuk pabrik latek ditimbang dengan jembatan timbang(truk+latek)
4.Latek hasil timbang di curah diterima di pengolahan
*Tahap Tiga*
Pengolahan:
1.Latek diterima dimasukan kedalam bulking tank.diukur dalam balkingtank untuk pencampuran penentuan barang bahan pengolahan.
2.Latek yang sudah diukur dalam balking dialirkan di bak pembeku.
3.Proses pembekuan di bak di skat untuk menjadi bagian slab.
4.Proses 3 sd 4 jam pembekuan untuk digiling.
*Tahap Empat*
Penggilingan:
1.Lembaran slab bisa digiling setelah beku 3 sd 4 jam.
2.Slab digiling menjadi lembaran sheet.
3.Lembaran sheet di tata dalam lori untuk masuk dalam ruang kamar asap.
*Tahap Lima*
Pengasapan:
1.Lembaran sheet hasil giling yg sudah dilori masuk kamar asap selama 5 sd 6 hari.
*Tahap Enam*
Sortasi:
1.Hasil pengasapan sheet disortir.
2.Hasil sortir ditata dan dibungkus dalam bentuk kotak menjadi ball bandela.
3.Ditimbang awal
Gudang ball karet:
1.Bentuk ball karet bandela di labur dan (di cap SNI)
2.Bandela ditimbang dengan berat 113 kg masing- masing bandela.
3.Bandela siap kirim ke veem(pengapalan)
Nah... itu tadi penjelasannya sangat runtun kaan..,ππ✍️
Setelah puas dengan penjelasan dari bapak Ibam,kami memutuskan untuk beristirahat sebentar.
Istirahat diisi dengan minum dan makan snack,sebagian dari mereka ada juga yang berkejar-kejaran sebagian lagi ada yang menangkap belalang yang ada di perkebunan.π€©
Setelah dirasa cukup kami pamit dan melanjutkan perjalanan ke alun-alun Banyumas untuk menikmati makan siang bersama , sekaligus kami melaksanakan sholat berjamaah di masjid Sulaiman Banyumas..π§π³
Untuk menguji kemampuan literasi numeriknya anak-anak kami berikan sangu dengan nominal sewajarnya Rp. 10.000 untuk berbelanja sendiri di Swalayan yang ada disekitar tempat kami beristirahat dan challenge menggunakan uang tersebut dengan baik dengan ketentuan memperoleh banyak Item dengan sisa uang paling sedikit π€nah.. disinilah keseruan dimulai, anak- sangat antusias dengan challenge ini ..π€π
Hasilnya bervariatif sebagian anak-anak memperoleh dua item saja dan uangnya sudah habis πada dua orang anak yang berhasil memperoleh enam item dan uang hanya bersisa 200 rupiah ,πππkereeen banget kann..
Dari sini kita jadi tahu kemampuan anak-anak dalam mengelola uang dan berani dalam bersosialisasi dan mengambil keputusan.
Tepat pukul 13.00 kami kembali ke sekolah ππ
Sebelum ditanya di dalam angkot anak-anak sudah langsung mengungkap kan perasaan mereka hampir 97 % anak- anak menyukai perjalanan outing class Kali ini wπ€π€©πmereka mengatakan "asyikk Miss walaupun sedikit capek π✍️"
Saya tanyakan alasannya apa bisa menyimpulkan asyik sebagian menjawab karena bisa mencoba banyak hal secara langsung mulai dari praktek sadap hingga belanja sendiri..note ✍️✍️✍️π
#SDITTOPKIDS
#KLS4ANAKHEBAT
#OUTINGCLASS
#LEARNINGBYDOING
#MERDEKABELAJAR

Horeee I see..πππ€✍️

Suasana saat berbelanja sendiri
Perjalanan menuju lokasi π€©1.Bentuk ball karet bandela di labur dan (di cap SNI)
2.Bandela ditimbang dengan berat 113 kg masing- masing bandela.
3.Bandela siap kirim ke veem(pengapalan)
Nah... itu tadi penjelasannya sangat runtun kaan..,ππ✍️
Setelah puas dengan penjelasan dari bapak Ibam,kami memutuskan untuk beristirahat sebentar.
Istirahat diisi dengan minum dan makan snack,sebagian dari mereka ada juga yang berkejar-kejaran sebagian lagi ada yang menangkap belalang yang ada di perkebunan.π€©
Setelah dirasa cukup kami pamit dan melanjutkan perjalanan ke alun-alun Banyumas untuk menikmati makan siang bersama , sekaligus kami melaksanakan sholat berjamaah di masjid Sulaiman Banyumas..π§π³
Untuk menguji kemampuan literasi numeriknya anak-anak kami berikan sangu dengan nominal sewajarnya Rp. 10.000 untuk berbelanja sendiri di Swalayan yang ada disekitar tempat kami beristirahat dan challenge menggunakan uang tersebut dengan baik dengan ketentuan memperoleh banyak Item dengan sisa uang paling sedikit π€nah.. disinilah keseruan dimulai, anak- sangat antusias dengan challenge ini ..π€π
Hasilnya bervariatif sebagian anak-anak memperoleh dua item saja dan uangnya sudah habis πada dua orang anak yang berhasil memperoleh enam item dan uang hanya bersisa 200 rupiah ,πππkereeen banget kann..
Dari sini kita jadi tahu kemampuan anak-anak dalam mengelola uang dan berani dalam bersosialisasi dan mengambil keputusan.
Tepat pukul 13.00 kami kembali ke sekolah ππ
Sebelum ditanya di dalam angkot anak-anak sudah langsung mengungkap kan perasaan mereka hampir 97 % anak- anak menyukai perjalanan outing class Kali ini wπ€π€©πmereka mengatakan "asyikk Miss walaupun sedikit capek π✍️"
Saya tanyakan alasannya apa bisa menyimpulkan asyik sebagian menjawab karena bisa mencoba banyak hal secara langsung mulai dari praktek sadap hingga belanja sendiri..note ✍️✍️✍️π
#SDITTOPKIDS
#KLS4ANAKHEBAT
#OUTINGCLASS
#LEARNINGBYDOING
#MERDEKABELAJAR

Horeee I see..πππ€✍️

Suasana saat berbelanja sendiri
penjelasan tentang cara pengambilan latek ,✍️
Praktek langsung π€π€©
Tempat pengolahan hasil sadap latek,✍️π
Lateks yang telah diolah menjadi sheet✍️π€©
Latek yang sdh siap menjadi sheet dan siiap di packing untuk di ekspor keluar negeri π€©π€π€
Happy learning...I see ✍️✍️ππππ€π
Refreshing sekaligus literasi numerik π
π€©









Tidak ada komentar:
Posting Komentar